Review 13 Sentinels – Aegis Rim: Rangsang Mata, Rangsang Otak!

Reading time:
October 2, 2020

Tetap Strategi RPG

13 sentinels aegis rim jagatplay part 2 14
Akar 13 Sentinels: Aegis Rim tetaplah sebuah game strategi RPG.

Begitu Anda menyelesaikan prologue, 13 Sentinels: Aegis Rim akan membagi dirinya ke dalam tiga mode terpisah: Destruction, Remembrance, dan Analysis. Remembrance akan berfokus pada sisi cerita dan menyelami kisah dari 13 karakter yang berbeda. Analysis akan berisikan daftar jargon yang bisa Anda simak untuk memahami dunia game ini dengan lebih baik. Sementara Destruction akan berfokus pada “hanya” mode strategi RPG yang ia usung, dimana Anda akan mengendalikan para Sentinels saat bertarung melawan Kaiju dalam format visual yang unik. Remembrance dan Destruction akan berhubungan satu sama lain, tidak hanya untuk urusan cerita dan interaksi karakter saja, tetapi juga mekanik. Ada sesi Remembrance yang hanya bisa dibuka setelah Anda menyelesaikan sesi Destruction tertentu dan juga sebaliknya. Mekanik seperti ini akan membantu Anda setidaknya tetap berada di jalur pemahaman cerita yang seharusnya.

Untuk sesi Destruction, 13 Sentinels: Aegis Rim bekerja seperti sebuah game strategi RPG yang seharusnya. Setiap sesi cerita akan memiliki setidaknya 10 buah gelombang kaiju yang harus “dibersihkan”, dimana ia juga terkadang memuat objektif opsional untuk diselesaikan jika Anda tertarik untuk melakukannya. Mecha akan dibagi ke dalam setidaknya 4 tipe yang disebut sebagai “G”, yang masing-masing akan ditenagai oleh setidaknya 3 pilot berbeda. G1 berfokus pada serangan melee, G2 menawarkan aksi support seperti healing dan turret, G3 datang dengan beragam senjata range mematikan, dan G4 hadir sebagai unit terbang yang tidak hanya memiliki mobilitas tinggi saja, tetapi juga efektif untuk menghancurkan unit kaiju yang mengudara. Tenang saja, untuk urusan unit ini, Anda tidak perlu menghafalnya. Informasi terkait pilot siapa yang mengendarai Sentinels bertipe G apa akan tertera jelas.

13 sentinels aegis rim jagatplay part 2 16
Sentinels terbagi dalam kategori “G” yang mendefinisikan fungsi dan kekuatan mereka.
13 Sentinels aegis rim jagatplay part 1 95
Dengan kebutuhan untuk “beristirahat” dan limitasi 6 pilot / pertempuran, rotasi menjadi keharusan.

Mengikuti lore yang ada, pilot Sentinels memang tidak akan bisa menggunakan Sentinels untuk waktu yang lama. Hal tersebut diterjemahkan di mekanik dengan membatasi penggunaan setiap pilot maksimal 2 pertempuran sebelum ia harus beristirahat 1 pertempuran agar bisa digunakan kembali. Dengan setiap gelombang kaiju akan memungkinkan Anda untuk membawa hanya 6 pilot dari 13 pilot yang tersedia, sistem seperti ini mendorong sebuah sistem rotasi. Anda harus mengatur pilot mana yang akan ikut bertempur secara aktif, apalagi mengingat setiap 4 gelombang Kaiju sekali, Anda akan bertemu dengan pertempuran boss yang lebih menantang.

Uniknya lagi? Game ini juga membedakan mana pilot yang “beristirahat” dan mana yang sekadar “tidak aktif”. Pilot yang tidak aktif (dalam pengertian tidak Anda bawa ke sisi ofensif) akan berperan sebagai support dan membantu menjaga sang Terminal – tower yang harus Anda lindungi dan selalu menjadi objektif utama di semua misi. Sementara pilot yang tengah “beristirahat”, tidak akan terlibat dalam pertempuran sama sekali sampai di aktif kembali. Anda tentu saja bisa membuat pilot yang “beristirahat” kembali tersedia secara instan lewat fitur yang tersedia, namun ini akan menghasilkan reset “Combo Kemenangan” yang akan meningkat tergantung jumlah runtut kemenangan sebelumnya. Semakin tinggi jumlah combo ini, semakin tinggi pula resource dan reward yang Anda dapatkan di setiap pertempuran yang ada. Mengatur sistem rotasi dengan baik juga akan mempengaruhi aspek ini.

13 Sentinels aegis rim jagatplay part 1 100
Meta-Chips akan jadi reward yang bisa Anda antisipasi bergantung pada performa Anda saat bertarung.
13 Sentinels aegis rim jagatplay part 1 105
Anda bisa menggunakan Meta-Chips untuk memperkuat karakter dan Sentinels.

Karena selain kemenangan atas progress cerita, setiap pertarungan juga berpotensi memberikan Anda dua buah reward berdasarkan performa pertarungan: Meta-Chips dan Mystery Points. Meta-Chips berfungsi sebagai resource mata uang yang bisa digunakan untuk memperkuat Sentinels dan Pilot yang ada, dari membuka dan memasangkan skill baru yang lebih mematikan hingga meningkatkan status atribut mereka. Sementara Mystery Points adalah resource yang bisa digunakan untuk membuka beragam jargon-jargon misterius dan terkunci di Analysis, dan karenanya membantu Anda menangkap gambaran lebih jelas soal apa yang terjadi di 13 Sentinels: Aegis Rim. Begitu semua file tersebut terbuka, Mystery Points akan otomatis dikonversi menjadi Meta-Chips dengan jumlah yang cukup besar.

Maka sisa permainan Anda akan dihabiskan dengan menikmati mode Destructions dalam kapasitas game strategi RPG yang seharusnya. Berbasis ATB untuk menentukan giliran siapa yang bergerak terlebih dahulu, arena pertempuran hanya akan “terdiam” setiap kali Anda membuka menu dan memilih aksi Anda selanjutnya. Selama proses eksekusi skill tersebut, pada saat bergerak menuju titik yang Anda inginkan, atau sekadar diam bergerak, waktu akan bergerak secara dinamis. Ini berarti para Kaiju akan terus bergerak dan menyerang sampai Anda memilih menu selanjutnya. Terlepas dari minimnya animasi unit yang tersedia, Anda akan bisa dengan mudah mendapatkan informasi kaiju seperti apa yang Anda lawan dari ukuran, warna, dan titik-titik yang mewakili apakah mereka unit terbang atau tidak. Anda yang bingung bisa mendapatkan informasi lebih detail dengan hanya menempatkan kursor Anda di atas unit-unit ini.

Setiap Sentinels tentu saja akan diperkuat dengan beragam serangan istimewa bernama Skills yang bisa diakses dengan menggunakan bar Energy yang tersemat. Kerennya lagi? Bar Energy ini akan memiliki porsi yang otomatis terisi setiap kali Anda beristirahat sembari melakukan Defend untuk turn selanjutnya atau saat Anda berhasil membunuh musuh dengan menggunakan gerakan yang sama. Jenis skills yang bisa Anda akses akan bergantung pada tipe “G” Sentinels seperti apa yang Anda bawa ke arena pertempuran, dengan rekomendasi untuk setidaknya memasangkan tipe-tipe berbeda untuk daya tarung lebih optimal dan adaptif. Sentinels yang hancur juga “hanya” akan beristirahat dan bisa dipanggil kembali jika sang pilot berhasil selamat dan kabur dalam waktu tertentu. Satu-satunya hal yang bisa memicu kekalahan dan Game Over hanyalah ketika Terminal – menara tinggi yang harus Anda lindungi di setiap misi, berujung hancur.

13 Sentinels aegis rim jagatplay part 1 178
Setiap Sentinels akan punya skill yang bisa diakses, membuat pertarungan terasa lebih mudah.
13 Sentinels aegis rim jagatplay part 1 31
Melindungi Terminal akan jadi objektif utama di setiap misi. Membuatnya terkesan seperti game “Tower Defense” walaupun bukan itu esensi sesungguhnya.

Berita baiknya? 13 Sentinels: Aegis Rim bukanlah game yang terhitung sulit, terutama untuk urusan mekanik strategi RPG ini. Selama Anda bisa memadupadankan unit dengan baik, tidak ada yang perlu Anda khawatirkan. Hampir semua skill yang tersedia di Sentinels, unit G berapapun, biasanya menawarkan serangan bertipe AOE yang memungkinkan Anda menghabisi begitu banyak unit sekaligus jika Anda menggunakannya secara efektif. Bahkan, ada beberapa skill yang terkesan overpowered, seperti Turret milik unit G2 yang akan menembahkkan laser beam tegak lurus dengan damage besar di interval super singkat. Membuat unit G2 memasangkan belasan Turret di sekitar terminal saja sudah cukup untuk menjadi resep kesuksesan saat menundukkan setiap gelombang yang muncul. Satu-satunya Kaiju yang menyebalkan hanya datang dari tipe Shield yang akan membuat damage Anda berujung “0” sampai Anda menghancurkan mereka terlebih dahulu.

Jika masih belum cukup mudah, Anda juga akan dibekali dengan sebuah bar power yang seiring dengan jumlah unit yang Anda bunuh, akan memberikan akses kekuatan Terminal dalam jumlah yang terbatas per pertempuran. Dengan menggunakan akses Terminal ini, Anda bisa memicu beragam fungsi dan fitur yang akan mempengaruhi pertempuran dalam skala besar. Anda bisa memicu EMP yang akan membuat para Kaiju terdiam di tempat dengan versi terbang yang juga akan jatuh ke tanah agar bisa diserang dengan pukulan melee, ada pula yang membuat Anda bisa memulihkan 30% HP atau Energy Sentinels secara instan, hingga yang memungkinkan Anda memanggil beberapa unit mecha ekstra yang dikendalikan AI untuk membantu “mengunci” pertempuran.

13 sentinels aegis rim jagatplay part 2 78
Sempat terasa aneh di awal, kami berujung menoleransi dan menikmati tampilan visual pertempuran bak radar ini. Ia memungkinkan feel pertempuran skala besar yang cepat dan intense tanpa direpotkan urusan “animasi”.

Kombinasi-kombinasi ini memang membuat 13 Sentinels: Aegis Rim tetap tampil sebagai game strategy RPG yang seru dan solid, sembari membutuhkan ekstra pertimbangan untuk bisa diselesaikan dengan efektif dan efisien. Tingkat kesulitannya memang rendah (setidaknya di level Normal yang kami jajal), namun bukan berarti ia bisa dipandang sebelah mata. Seiring dengan progress cerita, apalagi dengan puluhan sampai ratusan unit yang muncul di saat yang bersamaan, opsi untuk menghadirkan visualisasi terbatas dengan hanya ikon dan angka damage menjadi sesuatu yang bisa terima dengan tangan terbuka. Sistem ini menghasilkan pertarungan yang terasa cepat dan dinamis, namun di sisi lain, tetap meninggalkan kepuasan tertentu. Kami tidak yakin bahwa “skala pertarungan” masif antara Sentinels dan Kaiju di game ini akan terasa sama intense-nya jika Vanillware memutuskan untuk menyuntikkan sistem animasi ala Super Robot Wars atau Front Mission di setiap serangan. Apresiasi dari keputusan ini semakin tumbuh ketika Anda mulai mendapatkan lore cerita yang lebih jelas untuk menjustifikasi pilihan ini.

Kesimpulan

13 sentinels aegis rim jagatplay part 2 84
Otak Anda mungkin akan “berasap” di tengah proses menikmati game ini, namun Anda akan jatuh hati pada kemampuannya untuk tidak hanya merangsang mata Anda, tetapi juga pikiran Anda.

Kejutan yang benar-benar fantastis sepertinya adalah kata yang tepat untuk menjelaskan pengalaman kami bersama dengan 13 Sentinels: Aegis Rim. Berangkat masuk tanpa banyak informasi dan hadir dengan ekspektasi bahwa hanya akan memuat “cerita trope anime” dimana remaja dipilih dan dipaksa untuk mengendalikan Sentinels demi menyelamatkan dunia dari Kaiju, 13 Sentinels: Aegis Rim ternyata menawarkan sebuah garis cerita fiksi ilmiah yang jauh lebih gila dari itu.  Ia menawarkan begitu banyak elemen yang di atas kertas terdengar seperti mimpi buruk yang sulit ditemukan benang merahnya. Namun seperti sebuah ombak yang bergerak ke pantai, berirama dan tak bisa dihentikan begitu saja, kesemua elemen-elemen tidak rasional dan gila ini kemudian menyatu menjadi sebuah cerita solid dan rapi. Kesemuanya juga dicapai lewat perspektif 13 karakter yang masing-masing memiliki tema dan konflik-nya sendiri, sembari dibangun di atas sebuah dunia dan setting yang tidak kalah kompleks. 13 Sentinels: Aegis Rim juga mengkombinasikannya dengan musik fantastis dan gameplay strategi RPG yang memuaskan.

Walaupun demikian, bukan berarti game ini datang tanpa kekurangan sama sekali. Namun hal-hal yang pantas kami catat sebagai keluhan pantas dilihat sebagai sesuatu yang “minor” dan tidak mempengaruhi banyak soal pengalaman yang didapatkan. Alih-alih mengeluh soal visualisasi berbasis ikon yang terjadi di medan pertempuran, kami justru lebih mengeluhkan minimnya presentasi pertarungan Mecha vs Kaiju yang epik di sisi cerita via cut-scene yang tersedia. Bahwa alih-alih menempatkannya dalam kapasitas seharusnya, lebih banyak “bagian” tersebut disajikan dalam  visualisasi yang terasa “statis”. Sentinels yang hanya berdiri diam atau sekadar berjalan tidak cukup untuk memuaskan hal ini. Bahkan animasi teleportasi mereka yang terkadang meninggalkan efek masif dimana ia muncul membuat kami semakin menginginkan presentasi konflik yang lebih mewakili sisi epik cerita yang disajikan. Keluhan lain? Tingkat kesulitan yang terhitung rendah, apalagi jika Anda menyalahgunakan kemampuan overpowered, seperti Turret.

Dengan semua daya tarik dan kualitas yang ia usung, kami akan dengan kuat merekomendasikan 13 Sentinels: Aegis Rim untuk Anda cicipi, terutama jika Anda mencintai sebuah game dengan cerita yang kuat. Pergerakan cerita yang ia usung memang terhitung lambat, namun perjalanan mencari kepingan-kepingan informasi yang tersebar dan akhirnya menyatu manis di akhir, akan berujung menjadi pengalaman memuaskan di akhir. Otak Anda mungkin akan “berasap” di tengah proses tersebut, namun Anda akan jatuh hati pada kemampuannya untuk tidak hanya merangsang mata Anda, tetapi juga pikiran Anda.

Kelebihan

  • Cerita sci-fi gila yang dibangun rapi dan solid
  • Desain karakter yang pantas diacungi jempol
  • Voice acting yang hidup
  • Pertarungan strategi RPG yang memuaskan
  • Sistem cerita dari perspektif 13 karakter yang terasa unik
  • Dibumbui kisah romansa dan sifat remaja yang tidak sekadar gimmick
  • Miwako Sawatari
  • Fan-service proporsional
  • Translasi yang keren

Kekurangan

13 sentinels aegis rim jagatplay part 2 58
Dengan bentuk dan warna serupa satu sama lain, desain Sentinels yang diusung tidak terasa istimewa.
  • Tingkat kesulitan (setidaknya di Normal) terhitung rendah
  • Butuh lebih banyak scene epik, terutama terkait Sentinels VS Kaiju
  • Desain Sentinels kurang unik dan keren

Cocok untuk gamer: yang menikmati game dengan cerita yang kuat dan unik, pencinta anime atau film dengan elemen sci-fi kental

Tidak cocok untuk gamer: yang tidak senang dengan presentasi cerita dalam bentuk kepingan, yang tidak suka dengan cerita yang menuntut fokus dan perhatian untuk bisa dimengerti

Pages: 1 2 3
Load Comments

PC Games

September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…
August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…
June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…

PlayStation

October 15, 2021 - 0

Review Demon Slayer – Kimetsu no Yaiba- The Hinokami Chronicles: Pemuas Para Fans!

Meledak dan langsung menjadi salah satu anime yang paling dicintai…
October 6, 2021 - 0

Review Far Cry 6: Revolusi yang Minim Revolusi!

Sebuah franchise shooter andalan, posisi inilah yang harus dipikul oleh…
October 1, 2021 - 0

Review Lost Judgment: Peduli Rundungi!

Sebuah langkah yang jenius atau ekstrim penuh resiko yang terhitung…
September 27, 2021 - 0

Review Diablo II Resurrected: Bentuk Baru, Cinta Lama!

Blizzard dan kata “remaster” sejauh ini memang bukanlah asosiasi yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…