10 Alasan Mengapa Thousand Arms adalah JRPG Istimewa!

Reading time:
March 16, 2021
  1. FMV Anime + 3D

thousand arms 3D2D

 

Menggabungkan cut-scene 3D dengan model karakter yang terlihat berbeda dan terpisah memang sudah bukan trik yang baru di industri game di kala itu, seperti yang sempat dipamerkan Final Fantasy VII di beberapa situasi. Yang membuat Thousand Arms, seperti yang kami bicarakan sebelumnya, adalah keputusan untuk tetap mengkombinasikan karakter-karakter dua dimensi ini dengan model lingkungan tiga dimensi pada saat FMV terjadi. Di masa lalu, menemukan kombinasi seperti ini memang terhitung aneh, apalagi melihat bagaimana cara beberapa game JRPG yang langsung menawarkan FMV full 3D atau full 2D atas nama konsistensi.  Namun fakta bahwa kami bisa mengingatnya hingga sekarang seolah jadi bukti bahwa ia melakukan tugasnya dengan baik.

  1. Desain Waifu

wyna thousand arms1

 

Sepertinya mustahil untuk membicarakan Thousand Arms yang notabene juga mengkombinasikan sistem dating-sim di dalamnya tanpa membicarakan desain karakter waifu-nya yang fantastis. Walaupun konsep “Waifu” di akhir tahun 90-an / awal tahun 2000-an belum sepenuhnya terbentuk, namun Thousand Arms di kala itu jelas memperlihatkan prioritas untuk mengembangkan karakter wanita yang lebih menarik secara desain dibandingkan karakter pria-nya. Di luar desain si tokoh protagonis utama – Meis yang juga mengecewakan, banyak gamer sepertinya tidak akan kesulitan mengingat desain atau sosok seperti Sodina dan Wyna yang fantastis. Kembali, mereka juga diisi dengan VA yang solid.

  1. 1 VS 1

thousand arms1

Apakah kami menyukai sistem pertarungan di Thousand Arms? Tidak, bahkan setelah puluhan tahun setelahnya sekalipun. Namun di sisi lain, sulit rasanya untuk tidak mengakui bahwa konsep pertarungan 1VS1 yang ia usung memang sesuatu yang tidak tergantikan dalam sejarah perkembangan JRPG. Mengejutkan adalah kata yang tepat ketika menemukan bahwa tidak seperti game JRPG yang lain, Anda hanya akan menggunakan satu karakter dalam tim untuk bertarung di depan dengan sisanya berdiri di belakang sebagai support. Sistem ini terdengar bodoh dan terasa bodoh bahkan hingga saat ini, namun tetap berujung memorable.

  1. Blacksmith

thousand arms blacksmith

Kapan terakhir Anda menemukan sebuah video game JRPG yang menjadikan seorang blacksmith alih-alih ksatria atau petualang sebagai karakter utama? Sejauh kami memikirkannya, mungkin hanya Atelier saja yang menyajikan konsep yang serupa, dimana sang karakter utama adalah “pencipta” alih-alih petualang yang fungsi utamanya memang bertarung. Konsep dimana Meis berperan sebagai Spirit Blacksmith yang masih berada dalam masa pembelajaran dan penguasaan soal bagaimana proses racik senjata ini bekerja dipresentasikan pula dengan baik di sisi gameplay. Dimana alih-alih eksplorasi dan beli senjata, meracik senjata Anda sebagai seorang blacksmith, ditemani oleh wanita yang tengah Anda kencani adalah pondasi untuk memastikan diri Anda siap menghadapi tantangan di masa depan.

Pages: 1 2 3
Load Comments

PC Games

September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…
August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…
June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…

PlayStation

October 15, 2021 - 0

Review Demon Slayer – Kimetsu no Yaiba- The Hinokami Chronicles: Pemuas Para Fans!

Meledak dan langsung menjadi salah satu anime yang paling dicintai…
October 6, 2021 - 0

Review Far Cry 6: Revolusi yang Minim Revolusi!

Sebuah franchise shooter andalan, posisi inilah yang harus dipikul oleh…
October 1, 2021 - 0

Review Lost Judgment: Peduli Rundungi!

Sebuah langkah yang jenius atau ekstrim penuh resiko yang terhitung…
September 27, 2021 - 0

Review Diablo II Resurrected: Bentuk Baru, Cinta Lama!

Blizzard dan kata “remaster” sejauh ini memang bukanlah asosiasi yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…