15 Game Terbaik Squaresoft!

Reading time:
April 6, 2015

11. Brave Fencer Musashi

bfm

Di masanya, Brave Fencer Musashi memang harus diakui, sama sekali tidak menarik dari sisi visual. Dibandingkan dengan game lain yang lahir di periode waktu yang sama, kualitas enginenya memang dipertanyakan, menghasilkan model  karakter, monster, dan dunia yang begitu “kotak”. Namun soal gameplay? Musashi menawarkan mekanik game action RPG yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Penampilan kamera isometrik membungkus gameplay unik yang memungkinkan Anda untuk menyerap dan menggunakan kekuatan musuh untuk mengalahkan musuh yang ada, atau bahkan menyelesaikan puzzle yang ada. Namun yang paling unk mengakar pada sistem siang-malam dan kelelahan untuk si karakter utama yang membutuhkan strategi sendiri untuk disiasati.

10. Chrono Cross

chrono cross

45 karakter berbeda, yang masing-masing membutuhkan timing dan cara berbeda untuk direkrut, pesona yang satu ini saja sudah cukup untuk membuat banyak gamer pecinta JRPG untuk langsung melirik Chrono Cross. Apalagi mengingat statusnya sebagai salah suksesor salah satu game JRPG terbaik – Chrono Trigger. Kami sendiri mengingatnya sebagai salah satu game JRPG dengan kualitas visual memesona di zaman Playstation pertama dulu, dengan visual yang terus memanjakan  mata dari awal hingga akhir permainan. Dunia penuh warna, namun dengan konten cerita yang begitu gelap, Chrono Cross menawarkan kekuatan cerita penuh misteri di dalamnya. Sistem battlenya sendiri cukup kompleks, dengan elemen menjadi sistem yang harus terus diperhatikan. Namun yang unik adalah pertempuran boss terakhir yang ada. Tidak sekedar dihancurkan membabi buta dengan serangan, Anda dituntut untuk melakukan aksi tertentu demi mendapatkan  ending yang sesungguhnya.

9. Front Mission 3

front mission 3

Zenislev dengan warna putih anggunnya berada di garis depan, membidik mecha musuh terdekat dengan shotgun raksasanya. Lemparan peluru masif menghancurkan tangan pemegang senjata utama sang musuh, namun ia masih berusaha berdiri di atas kakinya yang mulai tak berfungsi baik. Dari kejauhan, Emir “Emma” Kramskoi meluncurkan 6 buah rudal jarak pendek dari lengan mechanya, mengakhiri pertempuran dengan manis. Skenario di atas terasa epik untuk Anda? Karena memang pengalaman luar biasa inilah yang ditawarkan game strategi – Front Mission 3. Pertempuran mecha dalam jumlah besar dengan format strategi ini memang menawan. Tidak hanya karena kesempatan Anda untuk membangun mecha Anda sendiri dan memodifikasinya, tetapi juga cerita yang membawa Anda ke beragam belahan dunia yang lain. Seri ini begitu mengakar kuat di hati kami karena karakter orang Indonesia yang juga ikut bergabung dalam squad utama yang ada. Anda yang sempat mencicipi game ini tentu memahami apa yang kami bicarakan.

8. Saga Frontier 2

saga frontier 2

 

Saga Frontier 2 adalah kejutan pribadi untuk kami. Mengetahui bahwa ia lahir dari tangan dingin Squaresoft di masa lalu, kami sama sekali tidak menyangka bahwa ia akan tampil sebaik yang kami rasakan. Kesan pertama dari game ini? Ia hadir dengan visual dua dimensi yang begitu memesona. Anda seperti tengah bermain di dalam dunia yang semuanya digambar dengan tangan, memanjakan mata. Sistem pertempurannya juga begitu memorable, apalagi dengan karakter dan beragam efek serangan yang terlihat keren. Apalagi di titik tertentu, Anda akan terlibat dalam pertempuran masif yang akan mengubah genre menjadi strategi, dengan tingkat kesulitan yang sangat menantang. Saga Frontier 2 adalah salah satu RPG impian kami untuk dihidupkan kembali. Harapan kosong yang mungkin tidak akan pernah terwujud di bawah bendera Square Enix.

Pages: 1 2 3 4
Load Comments

PC Games

May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…
May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…

PlayStation

June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…
May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…