JagatPlay: Menjajal Sekiro – Shadows Die Twice – 2 Jam Pertama!

Reading time:
March 7, 2019
Sekiro 33

Mengkhawatirkan dan mengejutkan di saat yang sama, ini mungkin dua kata yang paling tepat untuk menggambarkan reaksi sebagian besar gamer penggemar seri Souls ketika From Software untuk pertama kalinya membuka tabir misteri Sekiro: Shadows Die Twice beberapa waktu yang lalu. Mengejutkan, karena terlepas dari beragam wawancara yang mengindikasikan mereka hendak menarik diri dari game-game dengan cita rasa Souls yang kuat, Sekiro tampak mengusung DNA yang serupa. Mengkhawatirkan? Karena tidak lagi berdiri di bawah bendera Bandai Namco, game yang sempat disebut-sebut hampir berujung jadi seri terbaru Tenchu ini ternyata berdiri di bawah bendera Actvision yang notabene, selalu melekat dengan citra kebijakan yang berpihak pada uang. Namun pelan tapi pasti, Sekiro mulai memperlihatkan bentuk yang kian menggoda dan mengagumkan.

Kami termasuk salah satu gamer yang cukup beruntung untuk menjajal apa yang sudah digodok oleh From Software selama bertahun-tahun ini lebih cepat. Bertempat di Bangkok, Thailand bersamaan dengan event media preview Days Gone, kami lebih tepatnya bisa disebut menjajal versi final dari Sekiro: Shadows Die Twice ini. Berbeda dengan event demo sebelumnya yang berkisar pada usaha untuk menundukkan boss “Corrupted Monk”, demo kali ini memungkinkan kami memainkan Sekiro dari awal hingga 2,5 jam ke depan. Ada sedikit pergantian skenario di 30 menit terakhir, dimana kami “dilemparkan” ke progress lebih jauh dengan tipe musuh yang berbeda pula.

Lantas, apa yang ditawarkan oleh Sekiro: Shadows Die Twice di event media preview kali ini? Apakah ia menjadi sebuah game yang layak untuk diantisipasi? Impresi ini akan membahasnya lebih dalam untuk Anda:

Cerita Definitif

owl sekiro
Berbeda dengan seri Souls selama ini, Sekiro hadir dengan cerita definitif.

Apa yang sebenarnya terjadi? Siapa karakter yang Anda gunakan? Konflik apa yang sebenarnya tengah terjadi dan mengapa Anda terlibat di dalamnya? Siapa boss yang baru saja Anda tundukkan dan hubungannya dengan lore yang diusung? Hampir semua gamer Souls pasti mengerti dan sempat menelurkan pertanyaan-pertanyaan seperti ini. Sejak era Demon’s Souls yang kemudian diikuti tiga buah seri Souls dan Bloodborne, Hidetaka Miyazaki – sang otak di balik franchise ini memang selalu menawarkan pendekatan cerita yang implisit. Bahwa untuk bisa memahami apa yang sudah terjadi, tengah terjadi, dan akan terjadi, gamer harus rutin membaca deskripsi item yang didapatkan. Tidak heran jika Youtuber yang berfokus untuk membicarakan dan menganalisa lore Dark Souls misalnya, punya popularitas tinggi.

Berita baiknya untuk Anda yang tidak pernah menyukai aspek seri Souls yang satu ini, Sekiro hadir dengan cerita yang definitif. Fakta bahwa Anda menggunakan satu karakter utama spesifik yang sudah ditentukan sebelumnya sepertinya memberi ruang bagi Miyazaki untuk membangun sebuah cerita yang lebih jelas dengan potongan cut-scene yang sedikit mengikuti formula game-game AAA single player pada umumnya.

Anda berperan sebagai seorang karakter yang sering dipanggil sebagai “Lone Wolf” atau sekedar “Shinobi”. Menjadi salah satu korban perang besar penuh darah di era Sengoku saat ia kecil, sifatnya yang tidak takut kematian akhirnya membuatnya direkrut oleh Shinobi yang lebih tua – Owl. Di bawah kepemimpinan dan pelatihannya, karakter utama kita tumbuh menjadi ahli pedang yang fantastis. Owl yang sudah berperan selayaknya seorang ayah meminta kita untuk berdiri di bawah bendera salah satu pemimpin feudal yang ada, dimana kesetiaan kita akan bernaung. Namun seperti yang bisa diprediksi, kesetiaan ini berujung diiuji. Sang pemimpin yang masih begitu muda diculik dan menjadi tanggung jawab Anda lah untuk menyelamatkannya. Sebuah perjuangan yang justru berakhir dengan tangan yang hilang. Sisanya? Anda sepertinya sudah bisa memahami apa yang terjadi.

Menemukan sebuah game yang berbagi DNA Souls namun punya cerita yang lebih definitif tentu saja menjadi pendekatan baru yang pantas disambut dengan baik. Namun perlu diingat, Anda yang mencintai aspek seri Souls ini juga tidak perlu banyak khawatir. Wawancara Miyazaki beberapa waktu yang lalu juga sudah mengkonfirmasikan bahwa untuk bisa memahami dunia dan lore Sekiro yang sebenarnya, strategi untuk mencari ragam informasi tersebut dari deskripsi item misalnya, tetap akan dihadirkan. Apalagi sekarang Sekiro kini juga punya satu fitur baru – Menguping, yang bisa dipicu ketika Anda berdiri dekat musuh yang tengah berbincang. Menguping ini tentu akan membantu Anda mendapatkan gambaran lebih jelas soal situasi yang tengah terjadi, namun bukan jadi sesuatu yang harus jajal jika Anda hanya datang atas nama ingin membunuh dan menyelesaikan level secepat mungkin.

Pages: 1 2 3
Load Comments

PC Games

June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…