JagatPlay: 25 Momen Video Gaming Yang Mendefinisikan Satu Dekade (2010 – 2019)

Reading time:
January 15, 2020
  1. Game Streaming

game streaming

Siapa yang mengira bahwa aksi menonton orang lain bermain game, yang di masa lalu bisa Anda lakukan bersama dengan teman Anda yang lain di rumah mereka, ternyata bisa berakhir menjadi aktivitas populer ketika disiarkan via internet. Fenomena ini meraih momentum yang fantastis dimana aksi streaming game dengan para personaliti streamer yang tumbuh di Youtube, Facebook, Mixer, ataupun Twitch bahkan mampu mendulang uang ekstra untuk menjadikannya sebagai ruang profesi. Bagi gamer, proses streaming tidak lagi jadi sarana untuk berinteraksi tetapi juga melihat secara langsung konten seperti apa yang ditawarkan oleh video game-video game teranyar. Sementara di sisi lain, bagi developer game terutama yang bertitik fokus pada sisi cerita dan twist, Streaming menjadi “sumber tantangan” baru yang mau tidak mau harus diakui, mempengaruhi produk mereka.

  1. Bangkitnya Game Indie

her story

Dengan ruang yang disediakan, terutama oleh Steam via Steam Early Access, developer indie kini punya ruang lebih besar dan mumpuni untuk menawarkan game mereka ke pasaran tanpa harus mengeluarkan uang besar. Hasilnya? Developer indie kini bisa mempopulerkan game mereka dengan mudah sembari menarik pendapatan yang jauh lebih signifikan. Aktifnya scene ini juga melahirkan beberapa game eksperimental yang jika “hanya memikirkan pasar” tidak akan pernah bisa lahir ke permukaan. Kesempatan game indie untuk berkembang, tampil unik dengan identitasnya sendiri, menawarkan sesuatu yang belum pernah ada sebelumnya, tentu kian memperkaya alternatif yang tersedia di industri game. Game-game seperti Her Story atau Disco Elysium tidak akan pernah lahir tanpa berkembangnya studio indie.

  1. Popularitas Battle Royale

Seperti menemukan sebuah oase berisikan air dingin super menyegarkan di tengah padang gurun yang super kering, perumpamaan ini sepertinya tepat untuk menjelaskan apa yang terjadi dengan genre battle-royale selama beberapa tahun terakhir ini. Popularitas meroket PUBG dengan jumlah pemain fantastis dan angka keuntungan bombastis cukup membuat banyak game kompetitor untuk berusaha terjun ke dalam sub-genre yang sama. Kita menemukan beberapa kegagalan memilukan dalam proses ini, tetapi juga beberapa proyek sukses seperti Fortnite dan PUBG yang saat ini masih secara konsisten mendulang emas. Masih belum tahu kira-kira kapan scene Battle-royale ini akan “tewas”, namun melihat bagaimana jumlah pemain aktif yang bertahan, sepertinya hal tersebut masih akan terjadi lama di masa depan. Untuk saat ini, battle-royale dengan ekstra twist unik di dalamnya masih opsi rasional untuk menarik perhatian gamer pencinta genre kompetitif di seluruh dunia. Nah, sekarang berapa banyak dari Anda yang tahu bahwa “Battle-Royale” sendiri berasal dari film thriller klasik Jepang bergenre dan bergaya sama?

  1. Star Citizen (2011)

star citizen

Sebuah fenomena, tidak ada kata yang lebih tepat lagi untuk menjelaskan eksistensi Star Citizen di industri game. Dikembangkan sejak tahun 2011 yang lalu, ia sepertinya pantas dinobatkan menjadi proyek penggalangan dana tersukses di industri game sejauh ini, terlepas dari apakah ia akan berakhir memuaskan atau mengecewakan di akhir. Kita bicara soal game yang berhasil menjual kapal-kapal virtual di harga tinggi dan mendulang dana pengembangan hingga ratusan juta USD dengan tren yang terus meningkat pada saat artikel ini ditulis. Kita juga bicara soal game yang tidak lagi sekedar menawarkan eksplorasi luar angkasa, tetapi juga mengkombinasikan beragam genre dan kisah cerita di dalamnya. Kita bicara soal game yang setiap milestone pencapaiannya, siap untuk memicu kontroversi apakah kita tengah memandang calon game terbaik sepanjang masa atau salah satu skema penipuan terbesar dan tersukses di industri game.

Tags:

Pages: 1 2 3 4 5 6 7
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 21, 2025 - 0

Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan

Clair Obscur: Expedition 33 menjadi bukti akan pentingnya passion dan…
June 19, 2025 - 0

Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin

Monster Hunter Wilds berhasil gabungkan beragam elemen terbaik dari seri…
November 29, 2024 - 0

Palworld Dan Terraria Crossover Event Akan Hadir Pada 2025

Palworld dan Terraria umumkan event crossover yang akan digelar pada…

PlayStation

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 21, 2025 - 0

Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan

Clair Obscur: Expedition 33 menjadi bukti akan pentingnya passion dan…
June 19, 2025 - 0

Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin

Monster Hunter Wilds berhasil gabungkan beragam elemen terbaik dari seri…
December 7, 2024 - 0

Preview Infinity Nikki: Game Indah Di Mana Baju Adalah Pedangmu

Kesan pertama kami setelah memainkan Infinity Nikki selama beberapa jam;…

Nintendo

November 4, 2025 - 0

Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik

Trails in the Sky 1st Chapter menjadi remake yang teramat…
June 30, 2025 - 0

Review Nintendo Switch 2: Upgrade Terbaik Untuk Console Terlaris Nintendo

Nintendo Switch 2 merupakan upgrade positif yang telah lama ditunggu…
July 28, 2023 - 0

Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!

Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang tak sesempurna yang dibicarakan…
May 19, 2023 - 0

Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!

Apa yang ditawarkan oleh Legend of Zelda: Tears of the…