the international 2019

August 25, 2019

OG Kembali Menang The International, Bawa Pulang 220 Miliar Rupiah!

urnamen dengan jumlah hadiah terbesar di dunia, prestasi yang berhasil ditorehkan The international di setiap tahunnya ini memang terhitung mengagumkan.…
August 24, 2019

DOTA 2 Perkenalkan Lagi Hero Baru, Spirit Keempat – Void Spirit!

Sudah menjadi sebuah rutinitas di The International setiap tahunnya, untuk memperkenalkan hero-hero terbaru yang akan muncul di DOTA 2 selama…
August 23, 2019

DOTA 2 Perkenalkan Hero Baru – Snapfire

Ada banyak alasan mengapa gamer DOTA 2 selalu menantikan kehadiran The International - turnamen terbesar tahunannya.
July 22, 2019

Hadiah The International 2019 Tembus USD 30 Juta

“Akan berhenti tahun ini”, “Tidak mungkin lebih besar lagi”, dan “Terlalu gila untuk berhasil”, Anda dengan mudahnya bisa menemukan reaksi…
July 2, 2019

Masih Sisa 55 Hari, Hadiah The International 2019 Pecahkan Rekor Tahun Lalu!

Gila, gila, dan gila, tidak ada reaksi yang lebih tepat untuk membicarakan pencapaian yang berhasil diraih oleh turnamen DOTA 2…
May 9, 2019

Battle Pass DOTA 2 Raup 83 Miliar Rupiah dalam 24 Jam!

Sebuah komitmen dan “fanatisme” yang gila dari komunitas yang menikmatinya, apa yang berhasil dicapai Valve untuk setiap turnamen The International…

PC Games

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan melewatkan sang seri pertamanya, pujian terhadap game action RPG racikan Bioware – Mass Effect mungkin terasa membingungkan.

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat yang lebih tepat untuk menjelaskan apa yang telah berhasil dicapai developer Indonesia selama beberapa tahun terakhir ini.

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan untuk menjelaskan posisi Scarlet Nexus di tengah katalog rilis game-game Bandai Namco yang terhitung ramai.

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan populer, inilah yang tengah berusaha dilakukan Blizzard dengan Diablo II: Resurrected.

PlayStation

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei Tecmo saat ini?

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk Sony saat ini memang tidak berlebihan.

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game fighting terbaik di industri game memang tidak lagi terbantahkan.

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang bisa dicapai oleh Playstation 5, kemudian menyempurnakan Spider-Man: Peter-Parker dalam format Remaster yang juga menawarkan daya tarik serupa, sembari mengerjakan Ratchet & Clank: Rift Apart.

Nintendo

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game JRPG saat ini memang seringkali digaungkan oleh banyak gamer “berumur”, yang sempat menikmati masa keemasan judul-judul turn-based di masa lalu.

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan dengan cerita soal menyelamatkan dunia dan gameplay turn-based memang terasa begitu kuat selama beberapa tahun terakhir ini.

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama yang satu ini? Hampir sebagain besar gamer yang sempat tumbuh besar dengan Playstation pertama sepertinya pernah melihat atau bahkan menjajal game yang satu ini.

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses yang efektif di pasar konsol daripada sekedar mengejar visualisasi realistis ataupun game dengan tema super serius seperti yang dilakukan oleh sang kompetitor utama – Playstation 3 dan Xbox 360.