Review Xenoblade Chronicles X: Sensasi JRPG Gila!

Reading time:
December 22, 2015
Xenoblade Chronicles X jagatplay (2)

Salah satu game JRPG yang paling diantisipasi tahun ini, tidak ada kalimat lain lagi yang lebih pantas untuk menjelaskan posisi game racikan Monolith Soft yang sebenarnya sudah dirilis cukup lama untuk pasar Jepang – Xenoblade Chronicles X yang dirilis eksklusif untuk Nintendo Wii U. Dengan posisi JRPG yang tengah naik daun saat ini, Xenoblade memang menawarkan sesuatu yang terlalu menggoda untuk diabaikan begitu saja. Kesempatan untuk mengeksplorasi sebuah dunia luas dan terbuka dengan beragam ekosistem unik di dalamnya hanya sedikit dari apa yang ditawarkan game JRPG yang satu ini. Jika ada satu hal yang berhasil ia eksekusi dengan manis adalah sensasi JRPG lawas yang mungkin Anda dapatkan di konsol masa lampau, ketika waktu tidur tak lebih penting dari progress yang Anda capai.

Anda yang sempat membaca preview kami sebelumnya tampaknya sudah punya gambaran yang cukup jelas soal apa yang ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles X. Kami jatuh hati pada game ini sejak pandangan pertama, terutama dari skala dan beragam elemen yang berhasil ia eksekusi dengan begitu manis. Namun tentu saja, ia tak berakhir sempurna, ada beberapa hal yang akan kita bicarakan di review kali ini, termasuk desain misi dan juga dunianya itu sendiri. Satu yang pasti, untuk ukuran sebuah game yang dirilis di platform generasi saat ini yang terhitung paling lemah, Xenoblade Chronicles X terlihat dan terasa fantastis. Minim masalah teknis, framerate yang stabil, dan beragam efek visual yang memanjakan mata jadi nilai jual tersendiri.

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles X ini? Mengapa kami menyebutnya sebagai sebuah game yang menawarkan sensasi JRPG yang gila? Review ini akan membahasnya lebih dalam untuk Anda!

Plot

Berbeda dengan game sci-fi yang biasanya menjadikan manusia sebagai
Berbeda dengan game sci-fi yang biasanya menjadikan manusia sebagai “target”, di sini bumi hanyalah sebuah collateral damage dari perang dua ras makhluk asing yang begitu katastropik.

Berbeda dengan game-game bertema futuristik dan alien kebanyakan yang beredar di pasaran, konflik utama yang menjadi pondasi cerita dari Xenoblade Chronicles X bisa dibilang terhitung tidak mainstream. Jika sebagian besar gamer yang menawarkan tema sama berakhir dengan cerita betapa epiknya pertempuran antara manusia melawan para alien dan kalah, tidak di Xenoblade Chronicles X. Yang terjadi? Manusia hanyalah korban dari sebuah konflik yang sebenarnya tak pernah kita mengerti.

Dua ras alien dengan persenjataan canggih yang tidak pernah dilihat manusia sebelumnya memutuskan untuk saling menghabisi satu sama lain. Berita buruknya? Mereka melakukan hal tersebut tepat di wilayah bumi dan menghasilkan efek katastropik yang cukup untuk membuat manusia berada di ambang ancaman kepunahan. Sembari berjuang untuk mempertahankan diri dengan semua persenjataan yang ada, usaha untuk memastikan keberlangsungan hidup manusia sebagai sebuah ras pun dimulai. Serangkaian kapal raksasa yang berisikan orang-orang terpilih diluncurkan dari bumi. Namun seperti yang bisa diprediksi, semuanya tak berakhir semanis yang dibayangkan. Bumi hancur dan sebagian besar “sekoci” ini pun ikut musnah.

Berusaha memastikan eksistensi manusia sebagai ras terus berlanjut, upaya penyelamatan dilakukan. Kapal-kapal luar angkasa raksasa berisikan manusia-manusia terpilih berusaha lari dari perang masif ini.
Berusaha memastikan eksistensi manusia sebagai ras terus berlanjut, upaya penyelamatan dilakukan. Kapal-kapal luar angkasa raksasa berisikan manusia-manusia terpilih berusaha lari dari perang masif ini.
Satu kapal bernama White Whale berhasil selamat. Namun kejaran dari ras alien misterius membuatnya jatuh ke sebuah planet dengan monster menyeramkan - Mira.
Satu kapal bernama White Whale berhasil selamat. Namun kejaran dari ras alien misterius membuatnya jatuh ke sebuah planet dengan monster menyeramkan – Mira.

Untungnya, sebuah kapal bernama White Whale selamat dari ribuan mecha dan serangan laser yang bertebaran di wilayah bumi tersebut. Tak hanya berisikan manusia saja, White Whale juga didukung sebuah kota kecil di atasnya yang terbagi atas beragam distrik yang ada. Sayangnya, cerita ini tak berakhir indah. Dua tahun sejak terkatung-katungnya White Whale di angkasa, salah satu ras yang menjadi penyebab dari kehancuran bumi sebelumnya berhasil menemukan White Whale. Terancam, “sekoci” raksasa berisikan denyut terakhir manusia ini pun jatuh ke sebuah planet asing misterius bernama Mira sebagai langkah terakhir untuk mempertahankan diri. Namun tak sekedar menunggu untuk dimakan oleh makhluk-makhluk raksasa nan buas yang hidup di dalamnya, manusia memutuskan untuk berjuang bertahan hidup dan melangsungkan eksistensi sebagai sebuah ras. Langkah selanjutnya? Eksplorasi dan mempersiapkan diri.

Anda sendiri berperan sebagai seorang survivor yang tampaknya jatuh jauh ketika White Whale mendarat paksa di Mira.
Anda sendiri berperan sebagai seorang survivor yang tampaknya jatuh jauh ketika White Whale mendarat paksa di Mira.
New Los Angeles - kota
New Los Angeles – kota “terakhir” manusia.

Sembari berusaha mencari survivor lain yang mungkin “terdampar” keluar selama jatuhnya White Whale, mereka yang selamat kini berusaha hidup normal dengan mulai membuat kota di atas pesawat raksasa tersebut lebih hidup. Mereka menyebutnya sebagai “New Los Angeles” untuk mengingat sejarah bumi yang kini tak lagi eksis. Anda sendiri berperan seorang survivor yang berhasil ditemukan dan diselamatkan oleh seorang prajurit wanita yang cukup disegani – Elma. Memutuskan untuk hidup di New LA, performa yang Anda tunjukkan di lapangan membuat Anda dilirik untuk menjadi anggota baru untuk BLADE – sejenis pasukan khusus yang didesain untuk mengeksplorasi Mira itu sendiri.  Misi utama BLADE saat ini hanya satu – secepat mungkin menemukan sebuah unit khusus bernama Lifehold yang akan menentukan masa depan manusia itu sendiri.

Misi utama adalah mencari sebuah unit penting bernama Lifehold - yang disebut-sebut akan menentukan masa depan manusia itu sendiri.
Misi utama adalah mencari sebuah unit penting bernama Lifehold – yang disebut-sebut akan menentukan masa depan manusia itu sendiri.
Tantangan seperti apa yang harus Anda hadapi di Mira yang misterius ini? Siapa pula ras alien yang secara konsisten hadir mengancam ini?
Tantangan seperti apa yang harus Anda hadapi di Mira yang misterius ini? Siapa pula ras alien yang secara konsisten hadir mengancam ini?

Lantas, tantangan seperti apa yang harus dihadapi oleh karakter Anda? Apa isi Lifehold yang membuatnya tampil begitu penting? Siapa pula alien yang secara konsisten terus memburu Anda? Semua jawaban dari pertanyaan tersebut bisa Anda jawab dengan memainkan Xenoblade Chronicles X ini.

Pages: 1 2 3 4 5
Load Comments

PC Games

June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…
June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…

PlayStation

July 30, 2021 - 0

Review Samurai Warriors 5: Huru-Hara Cabut Nyawa!

Apakah sebuah video game harus menyuntikkan sebuah cerita berat penuh…
July 28, 2021 - 0

Review Scarlet Nexus: Gila Bercampur Seru!

Selama bukan sesuatu yang mereka adaptasikan dari anime populer misalnya,…
June 29, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Yoko Taro (NieR Series)!

Menyebutnya sebagai salah satu developer paling eksentrik di industri game…
June 24, 2021 - 0

Preview Scarlet Nexus: Bak Menikmati Anime Aksi Berkualitas!

Komitmen Bandai Namco untuk menawarkan game-game dengan cita rasa anime…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…