JagatPlay: 100 Game Terbaik Satu Dekade (2010 – 2019)

Reading time:
December 5, 2019
  1. Uncharted 4: A Thief’s End (2016)

Menjadi satu dari sedikit game pertama yang berhasil memperlihatkan pendekatan visual seperti apa yang bisa dicapai Playstation 4 ketika proses optimalisasi dilakukan secara maksimal adalah salah satu daya tarik pertama Uncharted 4: A Thief’s End. Bahwa untuk sebuah konsol generasi terkini, Anda bisa menikmati kualitas visualisasi, terutama dari model karakter yang bahkan tidak bisa ditawarkan PC dengan performa terkuat sekalipun. Di atas presentasi memanjakan mata ini adalah apresiasi bagi Naughty Dog untuk tidak lagi mengeksploitasi kisah seorang Nathan Drake dan memutuskan untuk memberikannya sebuah video game sebagai penutup kisahnya. Mengagumkan bahwa sebuah game aksi tembak-tembakan soal seorang pemburu harta karun bisa berakhir menjadi kisah emosional yang meremukkan dan menghangatkan hati di saat yang sama. Hal lain yang pantas dipuji? Ia masih memuat visualisasi lumpur terbaik yang pernah ada.

  1. Stardew Valley (2016)

Ketika simulasi hidup pertanian tidak lagi bisa dibilang relevan, apalagi di tengah nama “Harvest Moon” nan memorable yang semakin hancur dari satu seri ke seri lainnya oleh Natsume, lahirlah game indie bernama Stardew Valley yang tidak hanya berusaha mereka ulang semua keseruan tersebut, tetapi juga menawarkan begitu banyak elemen yang membuatnya tampil, semakin adiktif. Sudah terhitung berapa banyak gamer yang “tenggelam” dalam rutinitas Stardew Valley dan sulit untuk menemukan jalan mereka “kembali ke dunia nyata”. Kerennya lagi? Di tengah popularitas yang kian meroket ini, sang developer juga secara konsisten membubuhkan konten dan update fitur baru yang ditawarkan secara cuma-cuma.

  1. Papers, Please (2013)

Ide gila yang bahkan tidak akan pernah terpikirkan oleh otak Anda dan kami sekalipun, yang di atas kertas terdengar seperti konsep membosankan, namun berakhir dieksekusi fantastis hingga membuatnya pantas menjadi uji coba lowongan pekerjaan yang butuh ketelitian, ini mungkin kata yang pantas untuk menjelaskan apa itu Papers, Please. Bayangkan, sebuah game yang meminta Anda untuk berperan sebagai penjaga perbatasan yang harus memilah siapa saja yang boleh melewatinya, siapa yang pantas ditolak, dan siapa yang harus ditangkap. Dimana satu-satunya mekanisme yang ia usung hanyalah sistem stempel dan tuntutan untuk secara teliti, mencocokkan dan membandingkan informasi identitas dan klaim yang disampaikan si NPC itu sendiri. Konsep unik yang berhasil membuat Anda begitu cemas di setiap hari kerja ini kemudian dikombinasikan dengan konsep penilaian performa yang terikat pada kesejahteraan keluarga yang bisa berakhir kelaparan, kedinginan, dan tewas. GLORY TO ARSTOTZKA!

  1. Persona 5 (2016)

Persona adalah sebuah game JRPG yang punya keunikan dan identitasnya sendiri. Bahwa tidak lagi sekedar menceritakan kisah anak muda yang berjuang melawan monster dan menyelamatkan dunia, ia juga menuntut Anda untuk menjalani kehidupan mereka sehari-hari sebagai pelajar dan remaja dengan kehidupan sosialnya sendiri. Membagi waktu yang terbatas, menentukan prioritas mana yang Anda kejar, serta berjuang sebagai pelajar dan “pahlawan” yang seimbang menjadi fitur yang membuat seri ini fantastis. Hal yang serupa juga ditawarkan Atlus di Persona 5, namun kini dengan tema lebih gelap dan sisi style yang punya cita rasa anak muda yang bahkan lebih kuat. Sisi musik, user-interface, gameplay menantang yang butuh strategi tertentu, hingga karakter-karakter yang keren membuatnya jadi salah satu game JRPG terbaik yang pernah ada.

  1. Sekiro: Shadows Die Twice (2019)

Jika Anda merasa bahwa seri Souls tidak bisa lagi tumbuh dan berkembang dengan pendekatan berbeda dan inovasi yang disuntikkan From Software, maka Sekiro: Shadows Die Twice membuktikan bahwa pernyataan itu salah. Satu-satunya cita rasa Souls yang masih tersisa hanyalah tingkat kesulitan tinggi dan sistem respawn musuh ala sistem bonfire yang masih dipertahankan. Namun jika Anda berangkat dengan mindset seri Souls untuk menyelesaikan Sekiro? Maka Anda akan berhadapan dengan mimpi buruk terbesar yang bisa Anda miliki. Bahwa game yang punya pendekatan unik dan berbeda ini memang menuntut Anda untuk lebih banyak melakukan parry, mengeksploitasi sistem posture yang ada, yang berujung menuntut Anda untuk bersikap lebih agresif. Dengan monster dan musuh manusia yang punya desain super keren di atas atmosfer zaman feudal Jepang yang keren, ini adalah pendekatan seri Souls yang fantastis.

  1. Horizon Zero Dawn (2017)

Pendekatan penuh resiko yang terbayar manis, ini mungkin kata yang tepat untuk menjelaskan apa yang berhasil dicapai Guerilla Games dengan Horizon Zero Dawn. “Terjebak” sebagai developer yang terasosiasi dengan nama Killzone, keputusan untuk meracik sebuah game open-world dengan setting post post-apocalyptic yang melebur budaya ala pra-sejarah dengan eksistensi robot-robot mekanikal dalam bentuk binatang yang dari cerita berhasil dijelaskan dengan memuaskan ini, memang salah satu keputusan terbaik yang diambil Guerrila Games. Dengan visualisasi memesona yang membuktikan kekuatan sebuah Decima Engine, pertarungan melawan setiap monster ini berakhir begitu intens dan memesona. Apalagi ketika menggunakan anak panah berbeda yang Anda bisa Anda gunakan untuk memerangkap mereka atau menghancurkan anggota tubuh mereka yang lain. Dipadukan dengan dunia indah yang memperlihatkan sisa-sisa peradaban yang misterius, ia jadi salah satu game terbaik yang sempat mampir untuk Playstation 4.

  1. Minecraft (2011)

Menyebutnya sebagai salah satu game paling revolusioner di industri game sepertinya adalah kata yang tepat untuk menjelaskan “game kotak-kotak”  – Minecraft. Bahwa di luar visualisasinya yang terasa ketinggalan zaman, bahkan pada saat rilis sekalipun, ia adalah sebuah game yang mendorong jutaan kemungkinan ke dalam batas sesuatu yang bisa Anda bangun dan racik, hanya didasarkan pada balok-balok yang kini bahkan, memiliki fungsi dan efek yang berbeda-beda. Sekedar teradiksi dengan sistem eksplorasi dan crafting miliknya? Minecraft menawarkan hal tersebut. Punya banyak waktu luang untuk menciptakan lukisan raksasa dengan setiap balok merepresentasikan satu piksel? Kenapa tidak. Tidak punya hidup dan punya waktu tahunan untuk membangun ulang sebuah lokasi super raksasa dari film atau game favorit Anda? Kenapa tidak! Kreativitas adalah urat nadi Minecraft dan sejauh ini, ia memastikan hal tersebut memang akan terus difasilitasi.

  1. NieR: Automata (2017)

Hampir sebagian besar gamer yang menikmati NieR: Automata hadir karena satu alasan yang jelas – tubuh sang karakter utama – 2B yang sintal dan sensual. Namun hampir semua gamer yang datang karena alasan yang sama bertahan justru bukan lagi sekedar karena goyang pantat 2B saat berjalan, tetapi karena konten lainnya yang ternyata berujung lebih dalam dan kompleks dari apa yang kita bayangkan. Cerita yang terbagi ke dalam begitu banyak ending terpisah, yang dibangun di atas pertanyaan filosofi soal eksistensi, dilebur bersama dengan sebuah game action khas Platinum yang keren dan musik fantastis yang membangun atmosfer yang tepat membuat NieR: Automata tampil sebagai salah satu game action terbaik yang pernah ada. Semuanya menyempurna bersama dengan beberapa mekanik unik, seperti menggelitik sisi altruistik Anda dengan menawarkan kesempatan untuk menukarkan save data Anda atas nama membantu gamer yang lain.

  1. Disco Elysium (2019)

Pernahkah Anda membayangkan bahwa sebuah game RPG bisa sukses dan benar-benar memesona terlepas dari fakta bahwa ia tidak menawarkan sisi pertarungan sama sekali? Konsep seperti inilah yang berhasil ditawarkan oleh Disco Elysium – sebuah game indie RPG isometrik yang alih-alih berfokus pada sistem pertarungan, justru menuntut Anda bertindak sebagai polisi yang berusaha menginvestigasi kasus pembunuhan yang misterius. Hadir dalam konsep RPG Dungeon and Dragons yang mumpuni, dimana game ini memfasilitasi hampir semua jenis opsi dan runtut akses informasi yang Anda ambil sembari menawarkan ragam solusi dan skill check berbasis 24 elemen yang berbeda. Kepribadian karakter utama dan karakter pendukung yang siap mengundang gelak tawa di atas dunia dengan lore mendalam yang juga tak ragu mengeksplorasi soal masalah ideologi dan politik jadi nilai ekstra yang membuat Disco Elysium menjadi salah satu game RPG terbaik yang pernah ada.

  1. Bioshock Infinite (2013)

Bertarung di sebuah kota di atas angkasa yang dibangun menjadi sebuah utopia berbasis kepercayaan agama tertentu yang juga dipresentasikan dengan begitu indah sudah cukup untuk membuat banyak gamer, termasuk dari kami, jatuh hati pada Bioshock Infinite sejak pandangan pertama. Namun terjun masuk lebih dalam dan menikmati kisah yang ia usung, lengkap dengan soundtrack yang keren, ternyata membawa Anda masuk ke dalam jurang cerita kompleks penuh plot-twist yang benar-benar memuaskan. Ditemani oleh Elizabeth yang berperan sebagai AI dengan peran yang signifikan, yang juga menjadi ruang ekspresi emosi akan beragam situasi moral yang terjadi, membuat Bioshock Infinite tidak hanya memesona sebagai sebuah video game tetapi juga media cerita kisah sci-fi yang mengagumkan. Kami termasuk salah satu media yang memberikan game ini nilai sempurna di awal rilis, dan hingga kini, masih merasa ia memang pantas mendapatkannya.

Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…
November 24, 2020 - 0

Review Call of Duty – Black Ops Cold War: Eksekusi Campaign Fantastis!

Industri game dan akhir tahun berarti membicarakan soal rilis game-game…
November 18, 2020 - 0

Preview Call of Duty – Black Ops Cold War: Konspirasi Tidak Basi!

Akhir tahun di industri game berarti menikmati kembali seri terbaru…
October 23, 2020 - 0

Menjajal DEMO Little Nightmares II: Jaminan Merinding!

Jika Anda secara aktif mengikuti JagatPlay, maka ada satu elemen…

PlayStation

February 26, 2021 - 0

Review NBA 2K21 (Next-Gen): Nombok Dong! Nombok Dong!

Anda yang secara aktif mengikuti JagatPlay sepertinya sudah mengetahui bagaimana…
February 25, 2021 - 0

Review Playstation 5 (Hardware): Si Bongsor yang Buas!

Berapa banyak dari Anda yang masih ingat soal kekhawatiran tidak…
February 20, 2021 - 0

Review Playstation 5 (Software): Indah, Elegan, Cepat!

Diskusi terkait konsol generasi terbaru memang lebih banyak didominasi soal…
February 17, 2021 - 0

Menjajal BETA Guilty Gear Strive: Siap Menjadi yang Terbaik!

Seperti halnya posisi Codemasters di dunia game racing, nama Arc…

Nintendo

March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…
June 5, 2020 - 0

Preview Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Format Terbaik!

Nintendo Wii adalah sebuah fenomena yang unik di industri game.